Bang Yos Usulkan Deep Tunnel untuk Atasi Banjir

Bang Yos Usulkan Deep Tunnel untuk Atasi Banjir

- detikNews
Senin, 05 Mar 2007 11:41 WIB
Jakarta - Ada solusi baru untuk mengatasi banjir dan kekurangan air baku (untuk minum) di DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menyebutnya sebagai sistem deep tunnel.Sistem ini dibangun dengan cara membuat terowongan raksasa di bawah tanah yang akan menampung sisa air di dalam tanah. Jadi semua air limbah baik itu dari rumah tangga maupun kotoran tinja rumah sakit, disalurkan ke dalam terowongan tersebut.Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Bang Yos ini di hadapan Komisi V di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/3007).Menurutnya, deep tunnel adalah hal yang umum di negara-negara maju misalnya di AS, yang membangun terowongan di kota Milwaukee dan Chicago.Dalam presentasinya, diungkapkan Bang Yos, terowongan di AS itu tingginya hampir 2 kali tinggi orang bule. "Ini adalah solusi yang terintegrasi setelah pembangunan kanal-kanal dan situ (waduk) selesai. Dengan cara begini, kita tidak akan kekurangan cadangan air baku, dan bisa menangani banjir," imbuhnya.Bang Yos menambahkan terowongan ini mampu menampung 830 juta meter kubik air. Dalam terowongan tersebut akan ada suatu proses di mana air akan dipisahkan dari endapan. Dari endapannya itu bisa digunakan untuk memproduksi kompos.Namun sayang pria kelahiran Semarang, 6 Desember 1944 ini tidak menyebutkan berapa estimasi biaya pembangunan deep tunnel ini di Jakarta.Bang Yos hanya memperkirakan penghasilan yang bisa diterima pemerintah daerah, yakni kira-kira Rp 1,530 triliun per tahun. Penghasilan itu didapat antara lain dari penerimaan retribusi Rp 875 miliar per tahun, pengadaan air baku Rp 250 miliar per tahun, dan sisanya dari pengadaan pupuk dan biogas."Artinya dengan membangun deep tunnel, bukan untuk merugi tapi untuk investasi," tandas mantan Pangdam Jaya ini. (nvt/nrl)


Berita Terkait