Terorisme pun Bisa Ancam Lomba Panjat Pinang
Senin, 05 Mar 2007 11:00 WIB
Jakarta - Ideologi terorisme harus diperangi, karena akan sangat berbahaya jika berhasil menguasai masyarakat. Saking berbahayanya, terorisme pun bisa mengancam lomba panjat pinang saat perayaan HUT RI."Tidak akan ada lagi Asian Cup Footbal, ponsel dan televisi untuk teman-teman Indonesia. Bahkan tidak akan ada lagi panjat pinang saat perayaan 17 Agustus," ujar Menlu Australia Alexander Downer.Hal itu disampaikan Downer dalam sambutan pembukaan pertemuan Sub Regional Ministerial Conference on Counter Terrorism di Hotel Shangri-La, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (5/3/2007).Menurutnya, ideologi terorisme bisa mengancam kebebasan beragama, berpolitik, dan berbudaya. Teroris terus menyebar ideologi mereka dan terus merekrut anggota secara regional dan global."Mereka mengklaim mewakili Islam, namun memelintir interpretasinya secara ekstrem. Mereka berbahaya bagi umat muslim dan non muslim," lanjut Downer.Meski demikian, dia merasa cukup puas dengan hasil kerjasama kontraterorisme yang dilakukan ASEAN dan Australia selama ini. Menurutnya, pemberantasan terorisma di kawasan Asia Tenggara lebih sukses dibandingkan kawasan lain di dunia."Polisi dan jaksa di Indonesia telah sukses menahan dan mengadili lebih dari 170 teroris sejak tahun 2000, termasuk menewaskan Dr Azahari. Filipina pun berhasil menahan dan menewaskan sejumlah tokoh kunci Abu Sayaf," tandas Downer.
(nvt/nrl)











































