Menunggu Busway Hingga Pingsan
Senin, 05 Mar 2007 09:21 WIB
Jakarta - Entah apa yang terjadi dengan busway pada Senin (5/3/2007). Busway datang lebih lambat dari biasanya yang sudah sangat lambat. Monica pun pingsan karena tak kuat menunggu.Monica menunggu busway di halte Departemen Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Busway yang ditunggunya adalah koridor VI yang melayani Ragunan-Buncit-Mampang-Kuningan-Halimun. Sudah lazim, menunggu busway datang sangat lama. Tapi hari ini, lebih lama dari biasanya. Calon penumpang pun berjubel di halte. Mereka berdiri di mulut pintu halte. Tujuannya agar kalau ada armada datang, segera bisa masuk ke perut busway. Saking lamanya menunggu, Monica pun pingsan. "Sudah sejam nunggu," kata seorang pembaca detikcom lewat telepon pukul 09.00 WIB.Busway hari ini memang lebih semrawut dari biasanya. Sejak pukul 06.00 WIB, busway sangat lelet datang. detikcom yang menunggu busway di Halte Pasar Rumput untuk menuju Dukuh Atas (koridor Pulogadung-Dukuh Atas), membutuhkan waktu lebih setengah jam, padahal biasanya cukup 15 menit. Akibatnya penumpukan penumpang yang sedang diburu-buru jam masuk kantor pun tak terhindarkan.Busway yang datang pun enggan menaikkan penumpang di halte itu karena sudah tidak muat lagi. Di halte Halimun, halte transfer Koridor IV dan VI, pun terlihat penumpukan akibat sangat lamanya busway datang.Akhirnya, perjalanan yang biasanya 45 menit harus dicapai 1,5 jam. Itu pun ditambah penumpang yang lebih berjubel dibanding biasanya karena interval antarbusway sangat lama.Anda juga lebih telat dibanding biasanya? Kisahkan ke redaksi@staff.detik.com.
(nrl/nvt)











































