SBY Anggap Tudingan Tebar Pesona Seninya Politik
Minggu, 04 Mar 2007 11:52 WIB
Jakarta -
Setelah sekian lama, akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi sindiran tebar pesona yang dilontarkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. SBY tidak masalah dan menganggap tudingan itu sebagai seninya politik."Saya turun ke seluruh daerah untuk mengetahui langsung kondisi rakyat. Meski sebagian pihak mengatakan itu tebar pesona, saya anggap nggak apa-apalah. Itulah seninya politik, anggap sebagai masukan positif," kata SBY saat memberikan wejangan kepada ribuan anggota legislatif Partai Demokrat(PD) di Hotel Sahid, Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (4/3/2007).SBY menjelaskan kunjungannya ke berbagai pelosok di tanah air, adalah melaksanakan sebagian tugas-tugasnya selaku kepala pemerintahan. Tugas itu antara lain memberikan supervisi atas pelaksanaan program pembangunan di daerah bersangkutan. Ketua Dewan Pembina PD ini juga menilai, adalah kesalahan apabila presiden tidak pernah turun ke daerah dan berkomunikasi langsung dengan warganya. "Kalau presiden nggak pernah turun, nanti dibilang ah presiden cuma di belakang meja," imbuh SBY.SBY juga meminta kepada seluruh fungsionaris baik di tingkat pusat maupun daerah sering turun ke lapangan sehingga dapat mengetahui langsung kebutuhan warga, menjaring aspirasinya, lalu memperjuangkan di tingkat legislatif."Yang di pusat turun, yang di propinsi turun, yang di kabupaten kotamadya juga turun, saya juga turun," ujarnya.
(lh/mar)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































