Wisata Membawa Air Mata
Minggu, 04 Mar 2007 08:03 WIB
Jakarta - Sekelompok orang yang sedang berwisata di Ethiopia raib. Mereka adalah 5 orang Eropa dan beberapa warga Ethiopia. Diduga mereka diculik Shabia atau tentara Eritrea.Namun pEritrea membantah penculikan itu. Kendaraan yang digunakan para wisatawan tersebut ditemukan rusak di daerah perbatasan Eritrea, seperti dikutip AFP, Minggu (4/3/2007).Ini bukanlah wisata pertama yang mengundang dan bahkan berakhir bencana. Sebelumnya, terjadi pula beberapa kegiatan wisata yang mengundang air mata.Oktober 1997, terjadi serangan bom pada bus pariwisata di Kairo, Mesir. 9 Turis Jerman dan sopir bus tewas. November 1997, 62 orang, di mana 58 di antaranya adalah turis tewas di Luxor, Mesir.Maret 1999, kelompok pemberontak di Republik Demokratik Kongo menyeberang ke Uganda. Mereka menculik 14 turis asing yang datang berkunjung ke sebuah taman alam. 6 Orang berupaya melarikan diri, namun 8 sisanya ditemukan tewas.Januari 2000, 3 bocah dari pasangan asal Perancis yang melancong ke Namibia tewas saat kendaraan mereka diserang di dekat Angola.April 2000, anggota Abu Sayaf dari Indonesia menculik 10 turis asing dan 11 pekerja lokal dari sebuah tempat peristirahatan di Malaysia. Mereka disekap di hutan di Pulau Jolo, Indonesia. Peristiwa ini berlangsung hingga pertengahan tahun 2001. Semua turis dibebaskan, namun setidaknya 2 tawanan tewas.April 2002, bom bunuh diri diledakkan di gereja kuno kaum Yahudi di Tunisia. 21 Orang dinyatakan tewas, 14 di antaranya adalah turis Jerman.Oktober 2002, bom meledak di Bali, Indonesia. 202 Orang tewas dan melukai 300 lainnya. Kebanyakan korban adalah turis Australia.November 2002, 8 orang yang kebanyakan adalah turis Israel tewas dalam serangan bom di sebuah hotel di Kenya. Di hari yang sama, roket ditembakkan ke pesawat Israel yang lepas landas dari bandara tak jauh dari hotel itu, namun pesawat ini luput dari serangan.Februari 2003, 32 orang Eropa yang kebanyakan orang Jerman dan Austria diculik oleh sekelompok orang di Algeria. Semua orang dibebaskan setelah 3 bulan, namun seorang perempuan tewas.Oktober 2004, bom meledak di sebuah tempat peristirahatan di Laut Merah Mesir. 34 Orang yang sebagian besar orang Israel tewas.Juli 2005, setidaknya 88 orang tewas dalam sebuah ledakan di sebuah tempat peristirahatan di Laut Merah Mesir, Sharm el-Sheikh. 9 Orang yang tewas kebanyakan adalah orang asing.Agustus 2005, 2 turis Jepang menghilang ketika memasuki Afghanistan selatan. Saat itu mereka berniat untuk melihat beberapa situs patung Buddha kuno. Mereka lantas ditemukan tewas tertembak.November 2005, serangan bom menewaskan 57 orang di hotel mewah yang berada di Amman, Yordania.Januari 2006, 5 turis Italia diculik di Yaman. Mereka dibebaskan 5 hari kemudian.Agustus 2006, sekitar 20 turis yang sebagian besar orang Italia ditangkap kelompok pemberontak di Nigeria. Kebanyakan dibebaskan, namun 2 di antaranya disekap selama 53 hari.
(nvt/nvt)











































