Gerimis Iringi Gerhana Bulan
Minggu, 04 Mar 2007 05:22 WIB
Jakarta - Di langit sebelah barat ada segaris sinar putih. Perlahan-lahan menyembul bulan purnama yang tertatih-tatih menyingkirkan mendung. Tik, tik, tik, gerimis mengiringi gerhana bulan.Setelah bersembunyi di balik mendung, akhirnya bulan purnama menampakkan wajahnya pada Minggu (4/3/2007), sekitar pukul 04.25 WIB. Setelah timbul tenggelam, 10 menit kemudian tiba-tiba langit berwarna kelabu. Tak ada lagi segaris cahaya putih.Ketika gerimis semakin besar, di langit sebelah barat hanya tersisa titik putih. Gerhana bulan cukup sulit disaksikan dengan jelas dari langit Jakarta.Tidak jelas apakah bayangan hitam yang menutupinya adalah awan ataukah bayangan bumi. Yang jelas, titik putih itu semakin kabur ketika semakin ke barat.Gerhana bulan atau Lunar Eclipse terjadi mana kala bumi berada di antara matahari dan bulan serta berada dalam satu garis. Karena itu bayangan bumi menutupi permukaan bulan.Sebelumnya, gerhana bulan terjadi pada September 2006. Saat itu yang terjadi adalah gerhana bulan sebagian.Bila Anda ingin menyaksikan fenomena alam ini lagi, maka Anda bisa melihat langit pada 28 Agustus mendatang. Diperkirakan gerhana bulan total akan kembali terjadi. Tapi, tentu saja bila bulan tertutup awan, terpaksa kita harus menunggu gerhana bulan berikutnya.
(nvt/nvt)











































