Kena Banjir & Longsor, Pemprov NTT Jerit Minta Tolong
Sabtu, 03 Mar 2007 18:22 WIB
Kupang - Kondisi korban longsor yang selamat dan banjir di Kabupaten Manggarai, NTT, sungguh memprihatinkan. Hingga pukul 19.00 Wita, mereka belum mendapat bantuan. Pemprov tak berdaya, pusat pun diminta bantuannya.Bantuan dari Pemprov NTT hingga kini masih tertahan di Kupang. Sebab sepanjang Sabtu (3/3/2007) ini tidak ada penerbangan yang menuju Manggarai akibat buruknya cuaca.Rencananya bantuan berupa obat-obatan antibiotik, vitamin dan 35 kantung jenazah baru akan dikirim besok. Penerbangan bantuan dialihkan lewat Kabupaten Ende.Namun bantuan tersebut dianggap belum mencukupi kebutuhan warga yang menjadi korban.Kepala Seksi Pengelolaan Kesehatan Dinkes Provinsi NTT Maxi Taopan kepada wartawan berharap pemerintah pusat dan lembaga-lembaga kemanusiaan turun tangan."Soalnya bantuan dari pemprov masih tertahan, baru besok dikirimkan lewat Ende," kata Maxi.Kini dibutuhkan sedikitnya 2.600 kelambu, 1.000 tenda, kantung mayat 100 lembar, kaporit 100 dus, obat-obatan antibiotik, vitamin, obat penyakit menular dan diare.Selain itu, Pemkab Manggarai juga membutuhkan bantuan alat kesehatan berupa plester, perban, infus, kapas, dan kasa.Kebutuhan lainnya berupa lampu petromaks 100 buah, sepatu bot 100 pasang, mantel hujan 150 buah, dan masker 500 buah.Sementara Depkes telah menyatakan akan membantu 100 buah kantung dan sarung tangan jenazah.
(umi/sss)











































