Korban Tewas Longsor NTT Jadi 16, Kantong Mayat Kurang
Sabtu, 03 Mar 2007 14:26 WIB
Kupang -
Korban tewas akibat longsor di Kabupaten Manggarai, Flores Barat, NTT bertambah 4 orang lagi. Total korban tewas menjadi 16 orang. Repotnya, kantong mayat kurang.Korban tewas ini ditemukan di Kecamatan Cibal. Di kecamatan ini, puluhan orang masih tertimbun dan masih sulit dievakuasi.Data yang dihimpun detikcom, Sabtu (3/3/2007), tim SAR dari Satkorlak Manggarai mengalami kendala karena terhambat 20 titik longsor di beberapa wilayah di kabupaten tersebut.Dalam proses evakuasi, pemda setempat meminta bantuan aparat kepolisian dan TNI. Namun belum dipastikan berapa jumlah personel TNI yang akan diterjunkan.Selain kendala tersebut, Sarkorlak juga kekurangan kantong jenazah. Rencananya Satkorlak Provinsi NTT akan mengirim 20 kantong jenazah. Selain itu bantuan kantong jenazah juga akan dikirimkan Dinsos dan Dinkes Provinsi NTT, masing-masing 15 kantung.Namun pengiriman masih sulit dilakukan karena penerbangan ke Flores masih terhalang cuaca buruk.BanjirHujan di Kabupaten Manggarai tidak hanya menyebabkan tanah longsor, tapi juga banjir.Ratusan rumah di Kecamatan Reok terendam air setinggi sekitar 1 meter. Kondisi diperparah dengan pasangnya air laut.Sementara di Kota Kupang, sejak Sabtu dinihari terjadi hujan lebat sehingga mengakibatkan genangan air di berbagai jalan protokol. Puluhan rumah tergenang air.
(umi/sss)










































