Khawatir Bom, 8 WNA Jepang Batal Naik KM Siguntang
Sabtu, 03 Mar 2007 14:22 WIB
Ambon - Ledakan bom rakitan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, membuat 8 WNA Jepang khawatir. Tiket naik KM Bukit Siguntang yang sudah mereka beli pun dikembalikan."Mereka membatalkan keberangkatan ke Pulau Banda dengan naik KM Siguntang. Mereka ini tamu dari PT Maprodin," kata petugas PT Pelni Yanto di Pelabuhan Yos Sudarso, Sabtu (3/3/2007).Padahal, lanjut dia, pihaknya sudah mengatakan kalau kapal dalam keadaan aman-aman saja."Tapi WNA Jepang itu tetap membatalkan keberangkatannya. Mereka takut akan ada hal-hal yang tak diinginkan terjadi di dalam kapal," tutur Yanto.Kedelapan warga Jepang itu, jelas dia, lalu kembali ke Hotel Ambon Manise tempat mereka menginap di Hotel Ambon Manise."Tadi mereka datang ke Kantor Pelni di pelabuhan hanya untuk mengembalikan tiket," kata Yanto.KM Siguntang rute Jakarta-Pulau Banda seharusnya berangkat dari Pelabuhan Yos Sudarso pukul 12.00 WIT. Namun insiden bom rakitan mengakibatkan KM Siguntang baru bisa berangkat pukul 14.15 WIT setelah di-sweeping Gegana Polda Maluku dan dinyatakan aman.Hingga pukul 16.20 WIT, aktivitas di pelabuhan berangsur pulih. Sejumlah calon penumpang KM Kelimutu menuju Bau-bau, Sulawesi Tenggara, mulai berdatangan. Kapal dijadwalkan berangkat pukul 23.00 WIT.Sementara lokasi ledakan, persisnya pada 10 meter dari pintu gerbang keluar pelabuhan masih diberi police line dan hanya dijaga 2 polisi berseragam. Sedangkan di areal pelabuhan tidak terlihat penjagaan oleh polisi berseragam.
(sss/umi)











































