Pengancam Bom Kedubes AS Sudah Teridentifikasi
Jumat, 02 Mar 2007 14:43 WIB
Jakarta - Jangan coba-coba lagi iseng mengirim SMS ancaman bom. Polisi kian canggih menciduk orang-orang jahil itu.Pengancam bom Kedubes AS melalui SMS 1717 milik Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya pada Kamis 1 Maret juga telah tercium. "Itu sudah terindentikasi. Tapi kita cari terus siapa yang main-main itu. Yang jelas kita tetap waspada walaupun dengan motif iseng," kata Kapolda Irjen Pol Adang Firman di Mapolda Metro Jaya Sudirman, Jakarta, Jumat (2/3/3007).Kedubes AS diancam bom pada Kamis 1 Maret kemarin. Pengirimnya mengaku dari Al Qaeda. Minggu lalu, ancaman bom juga ditujukan pada Gedung Bank Indonesia (BI) di Jl MH Thamrin yang membuat para pekerjanya panik dan dievakuasi. Ancaman dikirim ke SMS 1717. Polisi sukses membekuk pengirim SMS ancaman itu. Ternyata dia seorang buruh tani yang tinggal di Bojonegoro, Jawa Timur. Motifnya adalah iseng belaka. Dia tidak pernah tahu di mana gedung BI berada dan SMS 1717 diketahuinya dari media massa.Adang menjelaskan, meski banyak ancaman bom sebulan terakhir ini, situasi di Jakarta dalam keadaan relatif kondusif. "Kalau nanti menjelang pilkada mungkin ada kenaikan suhu itu," terangnya.
(mly/nrl)











































