Sampoerna Tak Perpanjang Kontrak Sponsor Utama Republik Mimpi
Jumat, 02 Mar 2007 13:21 WIB
Jakarta - Setelah sebelumnya menyatakan akan me-review kontrak sebagai sponsor utama Republik Mimpi, HM Sampoerna menyatakan tidak memperpanjangnya."Tidak diperpanjang, karena Sampoerna fokus pada hal lain, seperti program A Mild Live dan basket," kata Humas Sampoerna, Niken Rachmad, kepada detikcom, Jumat (2/3/2007).Dijelaskan dia, kontrak Sampoerna dengan tayangan parodi politik di Metro TV setiap hari Minggu pukul 21.00 WIB itu sebagai sponsor utama sudah berakhir per Februari 2007."Jadi hitungannya bukan episode. Namun tidak tertutup kemungkinan kita menjadi sponsor lagi, tapi bukan sponsor utama," kata Niken yang sebelumnya menyatakan kontrak berlaku 13 episode yang berakhir pada Minggu 3 Maret 2007.Cobaan memang sedang mendera Republik Mimpi. Menkominfo Sofyan Djalil pada 1 Maret 2007 menyatakan berencana menyomasi acara yang digagas pakar komunikasi politik Effendi Gazali itu.Alasan Menkominfo, tayangan acara yang memiliki kantor berita newsdotcom itu tidak mendidik karena mengolok-olok presiden. Kini Republik Mimpi ditinggal sponsor utamanya.Manajer acara Republik Mimpi Welnaldi saat dikonfirmasi mengaku tidak khawatir jika Sampoerna mundur sebagai sponsor. Melalui pesan singkat (SMS) yang dikirimkan penggagas acara Effendi Gazali, dia berujar, "Ini zaman reformasi, sudah banyak pemasang iklan yang tidak takut sama tekanan penguasa." Siapa takut?
(sss/nrl)











































