Tanjung Priok Antre, Sopir Truk Pilih 35 Ilir Palembang
Kamis, 01 Mar 2007 16:32 WIB
Palembang -
Pascakecelakaan KM Levina I, pelabuhan Tanjung Priok hanya memberangkatkan 1 kapal tujuan Bangka. Akibatnya, terjadi antrean yang cukup lama untuk bisa masuk ke kapal.Hal itu membuat banyak sopir truk yang mengangkut barang dari pulau Jawa ke Bangka mencari alternatif pelabuhan lain. Salah satunya pelabuhan 35 Ilir Palembang, Sumatera Selatan."Meski kami sedikit merugi, ya, lebih baik mengantre di sini, dibandingkan ke Tanjungpriok yang hanya memberangkatkan satu kapal ke Bangka," kata Sanusi (43), sopir truk yang membawa sayuran dari Bogor ke Bangka, kepada detikcom, Kamis (1/03/2007).Namun, Sanusi juga masih bingung soal pembagian jadwal keberangkatan di pelabuhan 35 Ilir Palembang. "Ada truk yang baru datang langsung berangkat. Sementara saya harus menunggu dulu. Kalau terlambat, sayuran ini bisa busuk," kata Sanusi.Sanusi adalah satu dari ratusan sopir truk yang mengantre di pelabuhan 35 Ilir Palembang. Mereka harus mengantre untuk naik lima kapal yang dioperasikan dalam pengangkutan Palembang-Bangka setiap harinya di pelabuhan 35 Ilir Palembang."Saya sih santai saja. Saya hanya membawa barang kelontongan," kata Syafuddin (49), sopir truk yang setiap bulan mengirim barang kelontongan ke Bangka sebanyak 4 kali.Sementara Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Selatan Syaidina Ali kepada pers mengatakan, setiap truk yang akan menggunakan jasa kapal akan diperiksa secara ketat. "Kita lebih mendahulukan truk-truk yang membawa barang cepat busuk, seperti sayuran," kata Syadina.Lalu, guna memperketat pengakutan barang-barang berbahaya, seperti mudah terbakar, pihaknya meminta kepolisian membantu melakukan pemeriksaan setiap angkutan yang berangkat ke Bangka.
(tw/djo)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































