Survei Puskaptis: 57% Warga Jakarta Puas pada Sutiyoso

Survei Puskaptis: 57% Warga Jakarta Puas pada Sutiyoso

- detikNews
Kamis, 01 Mar 2007 16:32 WIB
Jakarta - Jika sebelumnya banyak survei menyatakan warga Jakarta tidak puas pada Sutiyoso, survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis atau (Puskaptis) menyatakan kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta itu layak 'diacungi jempol'. Sayangnya, survei itu tidak memasukkan banjir yang makan korban jiwa dalam item penilaian.Survei Puskaptis diikuti 6.000 responden yang tersebar di 6 wilayah DKI Jakarta dan 44 Kelurahan pada 27 Januari hingga 15 Februari 2007. Survei menggunakan metode multi check random sampling.Survei ini dipaparkan pada publik di kampus UI Salemba, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (1/3/2007). Hadir dalam acara ini Cagub DKI Jakarta Agum Gumelar.Persepsi tingkat kepuasan masyarakat DKI Jakarta terhadap kepemimpinan Sutiyoso, responden yang menyatakan puas (57%), tidak puas (40%), tidak tahu (3%).Ada 5 item yang menunjukkan masyarakat puas terhadap kinerja Sutiyoso. Pertama, pemerintahan Sutiyoso berhasil meningkatkan APBD DKI Jakarta dari Rp 2,5 triliun pada 1997 menjadi Rp 20,5 triliun pada 2007.Kedua, pemerintah DKI Jakarta di bawah Sutiyoso mencapai kemajuan di bidang transportasi. Ketiga, semakin membaiknya kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan. Keempat, membaiknya rasa aman di ibukota dan kelima, pesatnya pertumbuhan perdagangan dan sarana prasarana peribadatan.Sedangkan yang tidak puas, pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil, masih mahalnya biaya pembelian buku sekolah, membeludaknya angka pengangguran, kurangnya komitmen terhadap pengelola UKM dan pelaksanaan perencanaan tata kota yang menyimpang.Mengapa masalah banjir tidak masuk penilaian? "Persoalan lingkungan termasuk di dalamnya masalah sampah dan banjir tidak bisa sepenuhnya yang disalahkan pemerintah karena dalam hal ini perilaku masyarakat juga berperan atau kontribusi pemerintah daerah di sekitar DKI," alasan Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazib.Survei juga meneliti 10 item penilaian terhadap kemampuan Sutiyoso dalam mengatasi masalah ibukota. Pertama, perbaikan lingkungan hidup respoden yang menyatakan Sutiyoso mampu (51%), tidak mampu (38%), tidak tahu (11%). Mengatasi penganguran: mampu (41%), tidak mampu (51%) dan tidak tahu (8%). Pelayanan kesehatan: mampu (74%), tidak mampu (18%) dan tidak tahu (8%).Keempat: pemberian rasa aman, mampu (73%), tidak mampu (19%), tidak tahu (8%). Kelima, masalah pendidikan: mampu (76%), tidak mampu (20%) dan tidak tahu (4%). Keenam, perbaikan ekonomi: mampu (71%), tidak mampu (16%), dan tidak tahu (13%).Selanjutnya ketujuh penegakan hukum: mampu (51%), tidak mampu (35%), dan tidak tahu (14%). Kedelapan pemberantasan KKN: mampu (54), tidak mampu (43%), tidak tahu (3%). Kesembilan penyediaan lapangan pekerjaan: mampu (46%), tidak mampu (43%), dan tidak tahu (11%). Kesepuluh penyediaan sarana ekonomi menengah: mampu (49%), tidak mampu (35%) dan tidak tahu (16%). (aan/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait