Jeritan LVRI:
Perwira Muda Juga Tak Kenal Veteran
Kamis, 01 Mar 2007 14:25 WIB
Jakarta - Tudingan generasi muda tidak memahami nilai-nilai patriotisme dan semangat juang '45, seharusnya tidak lagi ditujukan ke kalangan sipil. Tapi juga pada generasi muda militer sekalipun. Keluhan melemahnya pemahaman terhadap nilai patriotisme dan penghargaan terhadap semangat juang para veteran di lingkungan militer di atas dikemukanan pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). "Kita menyadari bahkan di kalangan perwira muda kita sendiri, sudah tidak mengerti lagi lagi apa itu veteran. Apa itu legiun veteran," kata Kahumas LVRI, Gaffar Lazim, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (1/3/2007). Pembelajaran wawasan kebangsaan merupakan cara untuk meningkatkan pemahaman semangat juang dan nilai-nilai patriotisme pejuang kemerdekaan di kalangan generasi muda, baik sipil maupun militer. Materi ini salah satu yang akan dibahas dalam Kongres IX LVRI. Agenda pokok acara yang rencananya berlangsung pada 26 Maret mendatang itu sendiri adalah mendengar pertanggungjawaban pengurus periode 2002-2007. Kemudian memilih ketua LVRI periode 2007-2012. Kedatangan Gaffar bersama jajaran pimpinan pusat LVRI meminta kesediaan Presiden Susilo B. Yudhoyono membuka yang diadakan di Istana Negara itu. Ikut hadir dalam kesempatan siang ini Menko Polhukam Widodo AS, Menhan Juwono Sudarsono dan Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto.
(lh/nrl)











































