Ratusan Orang Kepung Kantor Golkar Jawa Timur

Ratusan Orang Kepung Kantor Golkar Jawa Timur

- detikNews
Kamis, 01 Mar 2007 13:31 WIB
Surabaya - Ratusan orang kader Golkar mengepung Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur yang terletak di Jl. Ahmad Yani, Surabaya. Mereka tidak bisa masuk ke dalam gedung, karena polisi bersenjata menjaga ketat gedung yang pernah terbakar beberapa tahun lalu itu. Pemantauan detikcom, hingga pukul 13.15 WIB, Kamis (1/3/2007), massa yang berjumlah sekitar 300 orang itu masih bertahan di depan kantor Golkar. Mereka datang ke lokasi sekitar pukul 08.30 WIB dengan menaiki sekitar 10 truk dan kendaraan pribadi. Di atas terik Matahari, mereka tetap semangat untuk mengepung kantor Golkar itu, meski harus berteriak 'Lapar!" "Lapar, lapar, lapar!" teriak massa kepada koordinator lapangan (korlap) aksi. Tak berapa lama kemudian, para korlap langsung membawa nasi bungkus beberapa plastik kresek. Banyak demonstran yang terdiri dari ibu-ibu ikut berebut nasi bungkus, hingga jatuh terinjak demonstran lainnya. Dalam sekejap, nasi bungkus itu pun habis. Perut terisi, massa pun tetap bertahan hingga kini. Massa yang menamakan diri Forum Komunikasi Penyelamat Golkar itu mengepung kantor Golkar Jawa Timur untuk memperingatkan Ketua DPD Partai Golkar Jatim agar transparan dalam menentukan calon gubernur Jatim. Mereka meminta Ketua DPD Partai Golkar Jatim Soenaryo harus bergerak sesuai mekanisme organisasi. "Tidak boleh pengurus partai berjalan sendiri, jangan berjalan sendiri. Kalau mau konvensi, ya konvensi," teriak Ikhwan Pribadi, korlap aksi. Aksi ini dilatarbelakangi oleh keputusan DPD Partai Golkar Jatim yang menetapkan 3 bakal calon gubernur dari Golkar. Ketiga nama ini sudah dikirim ke DPP Partai Golkar untuk dipilih salah satunya. Ketiga nama itu adalah Soenaryo dan dua nama lainnya yang tidak terkenal, yatu salah seorang akademisi dan purnawirawan TNI. Massa sempat ngotot untuk masuk halaman gedung. Namun, kumpulan polisi bersenjata masih terlalu tangguh buat mereka. Sekitar 7 meter dari pintu gerbang, juga dipasang pagar rambu pembatas pengunjuk rasa. Ikhwan Pribadi masih mencoba bernegosiasi dengan aparat untuk bisa masuk ke dalam gedung. Ikhwan dkk sempat bertemu Sekretaris Golkar Jawa Timur, Mohtar. Namun Mohtar menolak keinginan perwakilan massa untuk berdialog di dalam ruangan di gedung itu. (asy/nrl)


Berita Terkait