Wiranto 'Diperiksa' KKP April
Kamis, 01 Mar 2007 12:21 WIB
Jakarta - Sejumlah perwira tinggi TNI dan Polri akan dimintai keterangan terkait kasus kerusuhan pasca jajak pendapat di Timor Timur tahun 1999. Salah satu yang diperiksa adalah Mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto.Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) RI-Timor Lestelah yang akan meminta keterangan sejumlah perwira tinggi TNI dan Polri itu. Dan para perwira itu dipastikan akan memenuhi undangan itu."Untuk Pak Wiranto itu pada April minggu ketiga, antara tanggal 23-27 April," kata anggota KKP Prof Ahmad Ali usai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (1/3/2007).Sedangkan perwira tinggi lainnya akan diperiksa pada 26-30 Maret. Mereka antara lain Mantan Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Adam Damiri, Abdul Muis, Kepala Badan Intelijen ABRI Mayjen TNI Zaki Anwar Makarim.Ketua KKP Benjamin Mangkoedilaga menegaskan tidak benar para perwira tinggi TNI Polri tersebut menolak dimintai keterangan. Pihak KKP sebelum melayangkan undangan untuk meminta keterangan telah melakukan pendekatan persuasif. Inti pendekatan adalah untuk membangun kepercayaan para perwira tersebut kepada KKP."Target kita bukan untuk mencari siapa yang kalah dan menang, tapi mengungkapkan kebenaran. Kebenaran itu sendiri tidak akan muncul kalau tidak ada kepercayaan sebelumnya," kata Benjamin.Dengan pendekatan persuasif yang semacam itu, menurut Benjamin, hasilnya sangat efektif. Bahkan sekarang ini justru banyak para perwira TNI Polri yang mendesak agar segara diundang untuk didengarkan pendapatnya, seputar kasus yang menjadi titik pangkal berpisahnya Timor Leste dari NKRI.
(nvt/nrl)











































