Usia Bukan Faktor Utama Kecelakaan Pesawat Terbang
Kamis, 01 Mar 2007 10:37 WIB
Jakarta - Untuk mengatasi kecelakaan pesawat yang seakan tidak berhenti, Departemen Perhubungan (Dephub) membatasi usia pesawat. Tapi, kebijakan yang dilakukan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa itu dinilai sebagai sebuah ketidakbijakan. Usia bukanlah faktor utama kecelakaan pesawat terbang. "Banyaknya accident bukan karena usia pesawat, tapi karena rendahnya disiplin safety dan compliance terhadap regulasi," kata Ketua Kaukus Penerbangan DPR, Alvin Lie, saat berbincang-bincang dengan detikcom, Kamis (1/3/2007). Menurut Alvin, masih rendahnya pemenuhan terhadap regulasi disebabkan oleh tingginya toleransi dan akomodasi para pejabat atau regulator. "Hal inilah yang membentuk kultur yang tidak sehat dan tidak commit di maskapai-maskapai operator," kata dia. Karena itu, bila Dephub membatasi usia pesawat bahwa hanya pesawat yang berusia sepuluh tahun yang bisa beroperasi pertama kali di Indonesia, Alvin mempertanyakan kebijakan ini. "Apakah Dephub punya data-data tak terbantahkan untuk buktikan korelasi accident dengan usia pesawat," kata dia. Alvin juga meminta Dephub untuk tidak menggeneralisasi semua maskapai penerbangan. "Yang problem itu cuma operator yang itu-itu juga. Kenapa usia pesawat dan semua operator digeneralisasi bermasalah," tanya anggota DPR dari Fraksi PAN ini. Lebih jauh Alvin menilai kebijakan membatasi usia pesawat ini hanyalah sebagai bentuk kepanikan dari petinggi Dephub dalam merespons berbagai kecelakaan transportasi udara yang seringkali terjadi. "Saya tidak melihat sisi ilmiah yang disampaikan Menhub dalam membatasi usia pesawat ini," tegas dia. Hingga saat ini, kata Alvin, memang belum ada aturan mengenai usia pesawat yang dibolehkan terbang. Tapi, biasanya pembuat pesawat sudah menentukan bahwa pesawat dalam usia tertentu harus di-grounded. "Kalau memang pembuatnya menyatakan pesawat di atas 25 tahun masih layak digunakan, kenapa kita harus berpikir tentang ekonomis dalam bisnis pesawat," ungkap Alvin.
(asy/nrl)











































