Biar Untung, KA Jabotabek Akan Jadi Unit Khusus

Biar Untung, KA Jabotabek Akan Jadi Unit Khusus

- detikNews
Rabu, 28 Feb 2007 23:35 WIB
Yogyakarta - Agar tidak selalu merugi pemerintah berencana melakukan pembenahan dalam pengelolaan perkereta apian. Caranya dengan melakukan spin off atau pemisahan terhadap pengelolaan kereta api di wilayah Jabotabek. Hal ini diputuskan agar pendapatan yang diperoleh bisa optimal."Paling besar penumpang itu di Jabotabek. Dan nantinya akan dijadikan unit khsus atau BUMN, teknisnya menteri BUMN yang akan membahasnya," kata Wapres Jusuf Kalla dalam jumpa pers di Lanud Adi Sutjipto, Yogayakarta, Rabu (28/2/2007).Rencana pemisahan itu adalah salah satu hasil rapat terbatas masalah transportasi yang dipimpin Wapres bersama sejumlah menteri dan jajaran Departemen Perhubungan di gerbong kereta luar biasa nusantara dalam perjalanan menuju Yogyakarta.Kalla menegaskan, pemerintah telah memikirkan upaya untuk merevitalisasi semua sektor baik darat, laut maupun udara. Beberapa hal yang dilakukan adalah melakukan kontrol terhadap sumber daya manusia (SDM), pemberlakuan aturan yang ketat serta peningkatan sarana tranportasi.Sementara itu Menhub Hatta Radjasa menjelaskan, saat ini untuk revitalisasi kereta api diperlukan dana kotor sebesar Rp 2,1 triliun. Namun selama ini PT Kereta Api (KA) hanya memiliki dana Rp 700 miliar."Kita akan mengoptimalisasi pendapatan PT KA, sisanya pemerintah akan mengeluarakan dana. Selain itu untuk PT KA pemerintah akan meningkatkan kesejahteraan," jelasnya.Mengenai modernisasi jaringan kereta api, selain melakukan spin off pengelolaan di Jabotabek, beberapa pengelolaan seperti pembangunan double track dan MRT bekerjasama dengan pihak swasta. (bal/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads