Mega Prihatin Musibah Levina
Rabu, 28 Feb 2007 15:31 WIB
Jakarta - Dengan tutur kata yang ramah dan terus mengembangkan senyuman, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri angkat bicara panjang lebar seputar musibah terbakarnya KM Levina I pada 22 Februari.Mega yang terbalut baju setelan warna oranye itu hadir dalam acara grand launching RS Bersalin Budi Kemuliaan yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2007).Ketua umum PDIP itu menyesalkan peristiwa tenggelamnya kapal Levina yang memakan korban 4 nyawa itu."Dan yang saya sesalkan seperti kejadian yang seharusnya tidak terjadi, sampai ada korban lagi ketika kapal ditarik," ujarnya.Menurut dia, sebetulnya hal itu mudah untuk dilakukan. "Kapal seperti itu sudah tidak bisa untuk didekati, mengapa hal seperti itu awareness-nya tidak ada. Oleh sebab itu tidak bisa didekati, sangat memprihatinkan dan saya sangat menyesal untuk hal-hal seperti itu," beber istri Taufiq Kiemas ini.Siapa yang bertanggung jawab? "Saya kembalikan kepada yang sedang memerintah pada saat itu," sahut Mega sambil tersenyum simpul.Mega mengatakan, masalah angkutan merupakan salah satu prioritas dari pembangunan, sehingga seharusnya tidak hanya dilihat dari segi pengadaan melainkan masalah proses pemeliharaan barang-barang itu."Itu kelemahan kita di semua sektor. Kita ini kurang mendisiplinkan diri kepada hal-hal seperti itu," kata Mega menjawab pertanyaan wartawan apakah diperlukan reformasi di tubuh Departemen Perhubungan.ReshuffleSelain musibah KM Levina I, Mega juga dimintai komentar seputar reshuffle."Mbok jangan saya yang ditanya. Yang punya kabinet yang ditanya," elaknya.Meski didesak, Mega tetap menolak berkomentar tentang pendapat pribadinya seputar reshuffle. "Keputusannya pada presiden yang membuat kabinet itu, bukan pada saya," kata Mega.
(aan/sss)











































