Keluarga Kesal Dipersulit Lihat Korban Levina di RSCM

Keluarga Kesal Dipersulit Lihat Korban Levina di RSCM

- detikNews
Rabu, 28 Feb 2007 12:40 WIB
Jakarta - Dengan dikawal polisi, keluarga korban hilang KM Levina I mendatangi RSCM guna mengidentifikasi jenazah di RSCM. Namun niat mereka lagi-lagi gagal total (gatot) untuk melihat langsung jenazah korban.Orangtua Cepi, Lukman, Herman, dan Yuda, korban Levina yang hingga kini belum ditemukan untuk kesekian kalinya mendatangi ruang jenazah RSCM, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2007).Kedatangan rombongan itu tidak seperti biasanya. Mereka tampak dikawal 2 polisi dari Pelabuhan Tanjung Priok."Saya kesal, Mas, karena dari Kamis bolak balik Cimahi-Jakarta untuk melihat korban tetapi tidak diperbolehkan. Padahal saya sudah mengisi formulir pelaporan orang hilang. Makanya saya bawa 2 polisi supaya dipermudah melihat jenazah di RSCM," kata Agus, ayah dari Cepi dengan mata berkaca-kaca.Pengamatan detikcom, 2 polisi itu tampak melakukan negosiasi dengan petugas forensik. Sedangkan orangtua korban hanya duduk-duduk di sekitar ruang jenazah. Komariah, ibunda Herman dan Upi, ibunda Lukman tampak terus menangis.Tidak CocokMantri Forensik RSCM Bambang HP mengatakan, keluarga tidak diperkenankan melihat jenazah lantaran identifikasi yang diberikan tidak cocok dengan data RSCM."Tidak ngaruh mereka bawa polisi, karena data-data yang mereka berikan tidak cocok dengan data-data kita. Makanya mereka tidak kami izinkan melihat jenazah," kata Bambang.Menurut dia, peraturan ini dilakukan guna mengantisipasi agar tidak ada orang yang mengklaim keluarga jenazah. "Nanti ujung-ujungnya mau dapat asuransi," cetusnya. (aan/sss)


Berita Terkait