Tak Ada Satu pun Berita yang Seharga dengan Nyawa

Tak Ada Satu pun Berita yang Seharga dengan Nyawa

- detikNews
Senin, 26 Feb 2007 09:03 WIB
Jakarta - Terkadang wartawan dalam mengemban tugas lupa keselamatannya sendiri karena terlalu bersemangat mendapat berita. Padahal tidak ada satu pun berita yang nilainya seharga dengan nyawa.Pernyataan ini disampaikan anggota Dewan Pers, Abdullah Alamudi, dalam percakapan detikcom melalui telepon, Senin (26/2/2007)."Setinggi-tingginya berita tidak sama dengan nilai nyawa seorang wartawan," kata Abdullah.Menurut Abdullah, dalam peliputan di daerah yang berbahaya, seorang wartawan juga harus mengetahui haknya. Perusahaan media harus menyediakan pelatihan tentang liputan di daerah berbahaya."Kalau pergi meliput seperti musibah kapal seharusnya ada jaket pelampung," ujar Abdullah.Abdullah tidak bisa mengatakan siapa yang salah dalam tragedi ini. Namun sejak dulu sudah ada ketentuan perusahaan media mempunyai kewajiban menyediakan perlengkapan dalam peliputan. "Kalau tidak disediakan peralatan kenapa ditugaskan?" tanya dia.Selain itu, lanjut Abdullah, dalam peliputan musibah di laut tentu diperlukan wartawan yang bisa berenang. "Berenang dan lari itu diperlukan. Ini bukan bicara soal olahraga, tapi masalah bela diri," terangnya. (mly/nrl)


Berita Terkait