Hidayat Cemaskan Konflik Yusril-Ruki Dimanfaatkan Politisi
Minggu, 25 Feb 2007 13:17 WIB
Jakarta - Masalah Yusril-Ruki yang sempat mengemuka beberapa waktu lalu mencuatkan kembali isu reshuffle. Ketua MPR mengingatkan politisi agar jangan memancing di air keruh."Agar kondisi ini jangan dipolitisir dengan pihak-pihak tertentu memasukkan kadernya untuk reshuffle," ujar Ketua MPR Hidayat Nuwahid kepada detikcom di sela-sela peresmian jembatan apung Balekambang-Pejaten Timur, Jakarta, Minggu (25/2/2007).Hidayat berharap KPK tidak kehilangan taji atau menjadi lemah untuk mengusut kasus-kasus korupsi ke depannya. Ia menganggap usaha perdamaian yang dilakukan Presiden SBY bukan merupakan intervensi ke yudikatif, tapi lebih merupakan keterangan yang memang diperlukan untuk menuntaskan kasus ini."Masalah yang sudah masuk domain hukum memang penyelesaiannya juga dalam hukum. Tapi kalau memang butuh klarifikasi dan pihak yang berkompeten sudah menyatakan sesuai prosedur harusnya masalah selesai," jelas Hidayat.Namun, terkait dugaan penggelembungan dana proyek AFIS Depkumdang maupun alat sadap KPK, Hidayat menganggap kasus ini layak ditindaklanjuti. Hidayat berharap pemerintah bisa menyelesaikan masalah ini secapatnya agar tidak membuat masyarakat yang sedang ditimpa bencana bingung dengan konflik antar elit tersebut."Itu tidak membantu masayarakat keluar dari bencana," imbuhnya.
(gah/ndr)











































