AdamAir Retak, Diduga Sebelum Mendarat Masuk Air Pocket

AdamAir Retak, Diduga Sebelum Mendarat Masuk Air Pocket

- detikNews
Sabtu, 24 Feb 2007 07:03 WIB
Jakarta - Penyelidikan pesawat AdamAir KI 172 yang retak setelah mendarat masih dilakukan Dephub. Pengamat penerbangan Kamis Martono menduga pesawat tersebut masuk ke air pocket sebelum mendarat.Dalam fenomena air pocket, bisa saja badan pesawat tertarik ke bawah akibat adanya angin turbulence. Angin ini terjadi akibat perbedaan tekanan udara."Kecepatan anginnya bisa saja 250 mil per jam, jadi pesawat langsung menghantam ke bawah," ujar Martono saat berbincang-bincang dengan detikcom, Sabtu (24/2/2007).Ditambahkan dosen hukum penerbangan Universitas Tarumanegara ini, bisa saja bila angin menuju ke atas seperti angin puting beliung, maka pesawat akan disentakkan ke atas. "Ini alamiah, dan intensitas angin tidak tentu dan datang tiba-tiba," imbuhnya.Karena itu, lanjutnya, para penerbang harus betul-betul memantau berita cuaca. "Kecelakaan itu sebenarnya hukum alam. Tapi dengan teknologi tinggi, bisa memperkecil tingkat kecelakaan," pungkas Martono. (nvt/nvt)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait