Delapan Truk Pasir Terjebak Aliran Lahar Merapi
Jumat, 23 Feb 2007 18:09 WIB
Yogyakarta - Delapan truk pasir terjebak di tengah aliran lahar Merapi. Dua di antaranya tertimbun pasir di tengah derasnya aliran lahar di Kali Gendol, Cangkringan Sleman, Yogyakarta.Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.15 WIB, saat kawasan puncak Merapi diguyur hujan deras. Pada saat lahar mulai turun memenuhi aliran Kali Gendol, ratusan penambang pasir dan puluhan truk saling berebutan naik ke atas tebing.Dua truk tersebut terbenam pasir di tempat yang berbeda. Satu buah di areal penambangan di Dusun Kopeng Desa Kepuharjo dan satu lagi di areal penambangan Dusun Kepuh Desa Kepuharjo, sekitar 200 meter arah utara jembatan Manggong.Enam truk lainnya yang ada di areal penambangan Dusun Kopeng selamat setelah sopir berhasil memacu kendaraannya ke arah pinggir sisi timur Sungai Gendol. Namun sialnya, truk-truk itu tidak bisa menyeberang ke arah barat karena derasnya aliran air.Salah satu warga Kepuharjo yang juga saksi mata, Sudariyo (45), menuturkan satu truk yang ada di kawasan penambangan pasir di Dusun Kopeng gagal menyelamatkan diri akibat roda belakang tergerus air saat hendak naik ke atas. Sopir sudah berusaha memacu kendaraan dengan menginjak pedal gas dalam-dalam, tapi tidak berhasil."Sopir akhirnya meloncat keluar dan setelah itu truk terbalik dua kali akibat terseret air deras dan terbenam ke pasir hingga dua pertiga bagian badan truk," kata Sudariyo.Untuk mengevakuasi dua truk yang terbenam, warga mengeruk sekitar badan truk yang terbenam menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop. Sedang 6 truk yang tidak bisa menyeberang ke arah barat sungai, oleh warga dibuatkan jalan darurat dengan menimbun batu ditengah sungai. "Salah satu truk yang terbenam itu milik Pak Yadi warga Ngemplak Sleman," katanya.Hingga pukul 15.30 WIB aliran air di Kali Gendol mulai mengecil dan hujan mulai reda. Aliran air yang turun di Kali gendol terpantau hingga wilayah Dusun Gadingan Desa Argomulyo atau sejauh 12 km. Di sebelah timur jembatan Manggong masih terdapat 15-an truk yang diparkir di pinggir jalan dan belum berani masuk ke sungai untuk mengambil pasir.
(bgs/djo)











































