Pembunuh Lansia Disuntik Mati
Jumat, 23 Feb 2007 15:41 WIB
Huntsville -
7 Menit setelah diberi suntikan mematikan, Newton Anderson (30) menghembuskan nafas terakhir. Dia merupakan orang ke-6 yang dieksekusi mati di AS tahun 2007.Eksekusi berlangsung di penjara Huntsville, Texas, pada Kamis 22 Februari 2007 pukul 18.17 waktu setempat. Demikian dilansir AFP, Jumat (23/2/2007).Anderson dieksekusi karena menembak mati pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia (lansia), Frank Cobb dan Bertha, keduanya berusia 60-an tahun, saat merampok rumah mereka pada Maret 1999. Anderson bahkan sempat melakukan penyerangan seksual terhadap Bertha.Anderson kemudian membakar rumah tersebut setelah membawa lari US$ 100, sejumlah baju dan peralatan elektronik.Dalam surat terakhirnya sebelum disuntik mati, Anderson menuliskan betapa menyesalnya dia."Kepada keluarga Cobb, saya seharusnya bilang minta maaf, tapi saya tahu kata maaf tidak akan pernah cukup. Meski di saat terakhir saya, rasa bersalah dan malu tidak akan hilang," tulisnya."Kepada semua yang menginginkan (eksekusi) ini terjadi, saya harap kalian mendapatkan apa yang kalian inginkan dan bisa melegakan kalian," tulisnya lagi.Sementara putra Frank-Bertha, Kevin, yang menyaksikan eksekusi Anderson secara langsung, mengaku lega keadilan telah ditegakkan, meski tidak akan menghidupkan lagi kedua orangtuanya."Sekarang kami bisa melangkah lagi dan kembali melanjutkan hidup. Kenangan atas kedua orangtua saya akan tetap ada," kata Kevin.Anderson merupakan orang ke-6 yang dieksekusi mati di AS tahun 2007. Sekitar 3.300 tahanan masih antre dieksekusi mati. Pada tahun 2006, AS mengeksekusi mati 53 orang.
(sss/nrl)










































