Para Sopir Keluhkan Aksi Blokir Jalan Korban Lapindo
Jumat, 23 Feb 2007 13:57 WIB
Sidoarjo - Pemblokiran jalan tol Porong oleh korban lumpur Lapindo mulai dikeluhkan para sopir truk dan angkutan umum. Akibat aksi ini, pendapatan mereka turun drastis."Saya biasanya bisa narik 4 rit sekarang belum sekalipun," kata Anwar, sopir angkutan umum jurusan Malang-Surabaya di dekat pintu keluar tol Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (23/2/2007).Menurut Anwar, kondisi ini menyebabkan dia sulit mendapatkan setoran. Padahal pada kondisi normal, dia bisa mendapatkan uang Rp 400 ribu."Kalau saya sih mintanya, warga tidak menutup semua jalur sehingga kendaraan masih bisa jalan. Kalau begini kita sesama orang kecil juga sulit mencari nafkah," ujar Anwar.Hal senada disampaikan oleh Amir, seorang truk tangki minyak. Menurut Amir, pemblokiran jalan ini membuat dia tidak bisa mengirimkan minyak ke pangkalan di Surabaya."Ngono yo ngono, ning yo ojo koyok ngono (Gitu ya gitu, tapi ya jangan kayak gitu). Akibat pemblokiran ini aku rugi waktu," tutur Amir.Sementara itu, ratusan warga yang pagi tadi berunjuk rasa di Bundaran Waru kini berkonsentrasi di depan kantor Pendopo Sidoarjo. Belum ada informasi yang pasti mengenai tujuan warga berkumpul di tempat itu.
(djo/nrl)











































