Pengalaman 19 Jam Macet di Porong

Pengalaman 19 Jam Macet di Porong

- detikNews
Jumat, 23 Feb 2007 13:05 WIB
Sidoarjo - Kelambanan pemerintah dan Lapindo Brantas Inc menangani korban lumpur berimbas pada gejolak sosial. Semua akses jalan di Porong diblokir.Pembaca detikcom Yohanes Awang Setiawan adalah salah satu korban aksi blokir itu. Dia terpaksa bermacet ria hingga 19 jam di ruas jalan Porong yang ditutup warga Perumtas I. Berikut pengalaman Awang yang dikirimkan pada redaksi lewat surat elektronik, Jumat (23/2/2007):Saya ingin menyampaikan pengalaman macet yang ada di Porong. Karena ada sesuatu hal saya yang berada di Malang harus ke Surabaya, dan tidak disangka ternyata sampai di Porong saya terjebak macet. Setelah menunggu sampai 19 jam akhirnya saya bisa meneruskan perjalanan. Pengalaman yang berharga dari kemacetan yang luar biasa ini adalah:1. Makanan masih bisa diperoleh dari depot atau warung di sekitar lokasi. Kita bisa meninggalkan kendaraan dalam keadaan terkunci karena memang sama sekali tidak bisa jalan.2. Aksi warga tidak anarkis, kami para pengguna jalan tidak diteror atau dikasari, bahkan banyak yang ikut bergabung di kerumunan massa sekadar menghilangkan rasa bosan. Massa tidak bertindak kasar ataupun menggebrak-gebrak mobil.3. Untuk buang air kecil dan besar bisa dilakukan di rumah-rumah warga dengan memberi tips secukupnya.4. SBY sebagai presiden tidak ada tindakan apa pun terhadap bencana lumpur di Porong. Saya bukan sebagai korban lumpur, tetapi bisa memaklumi aksi warga ini walaupun harus terjebak selama 19 jam. Rakyat sudah muak. (nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads