Mbah Tardjo:
SBY-JK Sial, Harus Diruwat
Jumat, 23 Feb 2007 11:23 WIB
Jakarta - Sejak pemerintahan SBY-JK, bencana alam dan kecelakaan transportasi terus beruntun terjadi. Untuk membuang sial, SBY-JK pun harus diruwat. "Saya ikut berdukacita terhadap korban yang meninggal. Ini sialnya SBY-JK, karena itu perlu diruwat di bulan Syuro nanti. Masa bencana tidak berhenti-berhenti mulai dari gempa bumi, tsunami, topan lesus, pesawat jatuh, kapal karam," cetus Mbah Tardjo.Hal ini disampaikan pria bernama lengkap Soetardjo Soerjogoeritno yang menjabat wakil ketua DPR ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/2/2007).Menurut dia, SBY harus segera me-reshuffle para menterinya. "SBY harus berani tegas menindak siapa pun. Menhub, BUMN," ujarnya.Apa Yusril perlu di-reshuffle? "Kalau Yusril kan istrinya masih muda, dia baru kawin, kasihan istrinya makan apa," seloroh Mbah Tardjo."Kalau nggak berani me-reshuffle, jangan dipilih lagi nanti. Jadi me-reshuffle bukti keberanian SBY," lanjut dia.Mbah Tardjo menuturkan, pemerintah harus mengecek pesawat yang sudah tua seperti Boeing 737-300. "Kalau tidak layak, jangan boleh terbang. Nggak perduli punya siapa," cetusnya.
(aan/sss)











































