Polisi Yakin Pencuri Detonator di Semarang Bukan Teroris

Polisi Yakin Pencuri Detonator di Semarang Bukan Teroris

- detikNews
Kamis, 22 Feb 2007 16:57 WIB
Semarang - Berdasarkan fakta lapangan, Polda Jawa Tengah yakin ratusan detonator yang disimpan di gudang milik PT Vitrian Eka Manunggal (VEM) dicuri orang biasa. Tidak ada petunjuk pencurian itu dilakukan kelompok teroris.Direktur Reserse Kriminal (Direskrim) Polda Jateng Kombes Mashudi menyatakan, pihaknya hanya memeriksa dan menyelidiki kasus itu secara normal. Kepolisian juga tak berani berandai-andai apakah pencurian itu terkait kasus terorisme."Kita berangkat dari fakta saja. Detonator hilang, kabel penangkal petir hilang, ventilasi jebol, dan lain-lain. Yang pasti itu dikategorikan pencurian dengan pemberatan," katanya kepada detikcom di Mapolda, Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (22/2/2007).Mashudi yang baru memangku jabatan Direskrim sekitar satu bulan ini menyebutkan, kepolisian masih terus mengembangkan kasusnya. Selain olah TKP, kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi.Ketika ditanya soal hasil pemeriksaan saksi, Mashudi enggan berkomentar. Dia hanya menyebutkan, kasus itu pasti ditindaklajuti hingga tuntas.Sementara di lokasi kejadian, Gunung Merdi, Dusun Lemahabang, Keluarahan Karangjati, Kecamatan Bergas, Kab. Semarang, polisi menambah pengamanan. Mereka juga menyisir sekitar lokasi untuk memburu jejak sang pencuri.Dari hasil pengecekan, ternyata yang hilang bukan 350 detonator, melainkan 355 detonator dan dua kabel penangkal petir berukuran 3 meter dan 40 centimeter. Sedangkan bahan peledak, sumbu, dan dinamit masih aman. (try/djo)



Berita Terkait