Polisi Masih Buru Pencuri Ratusan Detonator di Semarang
Kamis, 22 Feb 2007 16:04 WIB
Semarang -
Kepolisian terus mengembangkan kasus hilangnya detonator di gudang PT Vitrian Eka Manunggal (VEM) di Gunung Merdi, Dusun Lemahabang, Keluarahan Karangjati, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (20/2/) lalu."Kita masih memburu pelaku, memeriksa saksi, dan olah TKP. Belum ada hasil lebih lanjut," kata Kasatreskrim Polwiltabes Semarang Kompol Agus Rokhmat ketika dihubungi detikcom, Kamis (22/2/2007).Agus menjelaskan, pihaknya belum bisa menyimpulkan berapa banyak pencuri detonator itu. "Barangnya kan kecil, satu orang juga bisa melakukannya, tapi kita belum simpulkan hal itu," jelasnya.Mengenai izin kepemilikan bahan peledak PT VEM, Kasatreskrim mengaku tidak tahu persis, karena hal itu ditangani Mabes Polri. Yang jelas, pada tahun 2005 lalu, perusahaan penambang batu itu mengajukan izin."Siapa tahu mereka punya sisa izin penggunaan bahan peledak itu. Kami belum tahu detailnya," ungkapnya.Ketika ditanya soal kemungkinan pencuri merupakan jaringan pelaku kerusuhan Poso yang diduga berasal dari Semarang, Kasatreskrim membantahnya. Menurut dia, perkiraan seperti itu hanya opini.Lokasi gudang berada di atas Gunung Merdi. Saat ini, tak banyak orang termasuk wartawan yang diizinkan masuk, karena polisi memasang police line dan menjaga kawasan itu. Untuk masuk ke lokasi, orang harus melalui jalan setapak.
(try/djo)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































