SBY Disumpah Jalankan Pancasila, Bukan Syariat Islam

SBY Disumpah Jalankan Pancasila, Bukan Syariat Islam

- detikNews
Kamis, 22 Feb 2007 15:21 WIB
Jakarta - 'Surat peringatan' Abu Bakar Ba'asyir kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar Presiden menerapkan Syariat Islam sebagai dasar negara, tampaknya bertepuk sebelah tangan. Presiden disumpah untuk menjalankan UUD 1945 dan Pancasila, bukan yang lain. "Presiden disumpah menjalankan UUD 2945 dan Pancasila. Itu saja yang menjadi pedoman Presiden dalam menjalankan tugas kenegaraan," kata Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng. Hal tersebut ia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan yang menemuinya sore ini di ruang kerjanya, lantai dua gedung Bina Graha, Jl. Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (22/2/2007). Ditanya mengenai tidak diterimanya Abu Bakar Ba'asyir dan rombongan secara langsung oleh Kepala Negara, menurut Mallarangeng hal tersebut lebih dikarenakan masalah prosedural. Kebetulan pihak MMI selama ini belum pernah mengajukan surat permintaan resmi untuk bertemu Presiden. "Pada dasarnya Presiden menerima siapa saja. Tapi tadi ada acara kenegaraan, jadi tidak bisa diterima. Saya juga sedang mendampingi Presiden, jadi tidak bisa menerima juga," sambung Mallarangeng. (lh/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait