SBY Layak Copot Yusril

SBY Layak Copot Yusril

- detikNews
Kamis, 22 Feb 2007 14:47 WIB
Jakarta - Mensesneg Yusril Ihza Mahendra memang layak untuk direshuffle. Selain tak mendukung program pemberantasan korupsi Presiden SBY, juga melanggar kode etik profesi.Kode etik apa yang dilanggar? Ternyata biar menjadi menteri, pekerjaan Yusril sebagai advokat tak pernah berhenti. "Law firm-nya masih jalan. Kemarin saya hubungi Hamdan Zoelva (teman Yusril), dia membenarkan," ungkap doktor hukum tata negara UGM Denny Indrayana dalam diskusi di Sate Khas Senayan, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta, Kamis (22/2/2007)."Ini luar biasa pelanggaran kode etik yang dilakukannya. Anggota-anggota Komisi III DPR yang lawyer-lawyer itu tidak bisa (menjalankan profesinya). Luar biasa Yusril," ujar Denny.Rekan Denny, pengajar hukum tata negara dari Universitas Andalas, Saldi Isra menambahkan. "Ini ada upaya mengurangi kewibawaan presiden oleh anggota kabinet itu sendiri. Agenda pemberantasan korupsi SBY pun berada di persimpangan jalan, karena ada menteri yang tidak mendukung," jelas Saldi.Maka menurut kedua pakar HTN itu, sudah sepantasnya Presiden SBY memberhentikan Yusril dari jabatannya. "Ini luar biasa. Presiden minimal harus menegur Yusril. Jika perlu, presiden harus mereshuffle kabinet. Itu hak prerogatif presiden," tandas Denny. (ana/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads