Pengoplos Beras di Tangerang Dibekuk
Kamis, 22 Feb 2007 14:53 WIB
Jakarta - Tingginya harga beras banyak dimanfaatkan orang untuk mengeruk untung. Seorang tersangka pengoplos beras kembali ditangkap Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.IE Santo (32) ditangkap tanggal 21 Februari. Warga Jelambar Ilir, Jakarta Barat, ini ditangkap polisi di Toko Sejahtera di Jl Juanda No 22 Kelurahan Cipayung, Tangerang."Dia juga punya toko di Pasar Induk Cipinang. Biasanya pedagang-pedagang dapat jatah 5 ton beras dari Bulog. Seharusnya begitu dapat langsung dijual. Tapi dia justru dikumpulin dan mengganti karung berasnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (22/2/2007).Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 40 karung beras masing-masing 50 kg dengan total 2 ton, 18 karung beras bulog total 900 kg, 25 karung beras ramos merek STR total 1,25 ton, dan 1 karung beras Lumajang.Dari tangan tersangka juga disita perlengkapan untuk mengganti beras Bulog dengan karung merek lain, seperti pewangi aroma pandan, alat penyemprot pewangi, dan karung kosong merek non Bulog.
(gah/nrl)











































