Gagal Masuk Istana, Ba'asyir Cuma Serahkan Surat dan Buku

Gagal Masuk Istana, Ba'asyir Cuma Serahkan Surat dan Buku

- detikNews
Kamis, 22 Feb 2007 11:58 WIB
Jakarta - Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir gagal masuk ke Istana Presiden untuk bertemu Presiden SBY. Ba'asyir pun hanya menyerahkan surat dan buku.Setelah menunggu 15 menit di depan Istana Merdeka, Kamis (22/2/2007) pukul 11.00 WIB, Ba'asyir kemudian dihampiri oleh dua orang staf kepresidenan. "Mallarangeng mana?" tanya Ba'asyir. Oleh salah satu staf kepresidenan dijawab "Pak Mallarangeng sedang bersama presiden." Yang dimaksud Mallarangeng adalah Andi Alfian Mallarangeng, Jubir Presiden."Apa nggak bisa apa ke sini sebentar! Rakyat lebih penting nih. Kita mau kasih surat tadzkirah (surat peringatan) dari muslim kepada saudaranya," tandas Ba'asyir lagi.Ba'asyir meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membaca surat tersebut. Surat itu berisi desakan pemerinah menerapkan syariat Islam dalam mengelola negara. "Saya minta surat ini dibaca. Kalau nggak insya Allah kualat. Bencana yang ada sekarang ini adalah peringatan karena kita melalaikan hukum Allah," ujar Ba'asyir.Selain memberikan surat, Ba'asyir juga memberikan sebuah buku. Buku itu berjudul Musa vs Fir'aun. Buku itu karangan Salahuddin Abu Arafah dan kata pengantarnya oleh Ba'asyir."Tolong presiden baca (buku) ini. Sekarang itu sudah ada Fir'aun baru namanya Amerika Serikat," ujar Ba'asyir. (mar/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait