Agung: Pemerintah Harus Bina Penerbangan, Bukan Binasakan

Agung: Pemerintah Harus Bina Penerbangan, Bukan Binasakan

- detikNews
Kamis, 22 Feb 2007 10:30 WIB
Jakarta - Ketua DPR Agung Laksono menyesalkan keputusan pemerintah meng-grounded 7 pesawat AdamAir jenis Boeing 737-300. Pemerintah dianggap terlalu emosional.Harusnya pemerintah mengambil sikap yang arif dan bijakana dalam menyikapi kecelakaan AdamAir di Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Rabu 21 Februari 2007.Sebab tugas pemerintah, lanjut Agung yang disebut-sebut sebagai komisaris AdamAir ini, adalah membina dan mengawasi operator penerbangan dan peraturan yang dibuatnya, bukan menghancurkan bisnis penerbangan."Saya kira tugas pemerintah melakukan pengawasan yang ketat. Jadi membina, bukan membinasakan. Saya minta pemerintah cukup arif dan bijaksana dalam hal membina dan menjalani jalannya dunia usaha ini dengan baik. Bukan dengan emosi," tegas Agung.Agung menyampaikan sikapnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/2/2007).Keputusan pemerintah yang mengandangkan 7 pesawat AdamAir itu dinilai sebagai tindakan yang emosional. Karena tidak melalui tahapan-tahapan yang sewajarnya."Itu semua ada ketentuannya dan sanksi yang diatur. Saya tidak tahu, apa langsung demikian. Belum diselidiki, tapi sudah keluar keputusan demikian. Sementara belum ada hasilnya, apakah karena human error, teknis dan operasi," tuturnya.Agung lalu meminta pemerintah dan KNKT segera melakukan penyelidikan yang maksimal dan obyektif. Hal ini supaya dapat dicari informasi yang valid terkait penyebab kejadian tersebut."Saya berharap mereka bekerja secepatnya dan dipublikasikan hasilnya serta disampaikan kepada perusahaan yang bersangkutan untuk ditindaklanjuti," harap Agung. (umi/sss)


Berita Terkait