Ratusan Detonator Raib di Semarang
Kamis, 22 Feb 2007 00:04 WIB
Semarang - Sekitar 350 detonator (alat pemicu bahan peledak) raib dicuri. Hingga kini, Kamis (22/2/2007) polisi masih mencari pelaku dan motif pencurian itu.Pada awalnya, detonator itu disimpan di Gudang PT Fitrian Eka Manunggal, di Gunung Merdi, Dusun Lemah Abang, Kelurahan Karang Jati, Bergas, Kab. Semarang. Namun Selasa (20/2), barang-barang itu lenyap.Oleh pemiliknya, Sulistiyono, detonator itu digunakan meledakkan. Pengusaha depo itu asal Leyangan, Ungaran Timur itu memang biasa mengambil batu dengan meledakkan gunung.Raibnya detonator itu diketahui dua satpam, Wahono dan Bambang. Diperkirakan, detonator itu lenyap saat dijaga dua satpam lain, Jarwo dan Toha, karena saat Wahono dan Bambang menggantikan posisi keduanya, barang itu sudah tidak ada.Menurut informasi yang berhasil dihimpun, saat kejadian Jarwo dan Toha memang tidak berada di lokasi. Mereka berada di pos yang jaraknya sekitar 300 meter dari gudang.Berdasarkan analisa kondisi gudang, pencuri diperkirakan masuk melalui ventilasi. Buktinya, ventilasi gudang yang terbuat dari batako itu jebol.Polres Semarang dan Polda Jawa Tengah langsung turun tangan. Saat ini, mereka masih memeriksa saksi dan olah TKP. Belum ada kesimpulan yang mengarah pada keterlibatan pelaku terorisme dalam kasus ini.Gudang PT Fitrian Eka Manunggal terdiri dari dua ruang, satu berisi bahan peledak dan yang lain berisi detonator. Biasanya gudang itu dijaga secara bergantian, tiap sesi dua orang. Selain detonator, kabel penangkal petir sepanjang 3 meter juga ikut raib.
(try/djo)











































