Denmark Pastikan Tarik Pasukan dari Irak Agustus

Denmark Pastikan Tarik Pasukan dari Irak Agustus

- detikNews
Kamis, 22 Feb 2007 05:07 WIB
Copenhagen - Pemerintah Denmark memastikan menarik 90 persen pasukannya dari Irak pada bulan Agustus mendatang. Kepastian itu diumumkan PM Denmark Anders Fogh Rasmussen."Penarikan mundur pasukan Denmark paling cepat akan dilakukan Agustus," jelas Rasmussen seperti dikutip AFP, Kamis (22/2/2007).Pernyataan itu dikatakan Rasmussen beberapa saat sebelum Inggris mengumumkan akan menarik mundur pasukannya dari Irak bulan April mendatang."Keputusan penarkan mundur tersebut adalah kesepakatan bersama kami dibawah koalisi dengan Inggris," ujar RasmussenMeski ditarik mundur, Rasmussen menegaskan Denmark masih akan menyisakan sekitar 30 serdadunya. "Mereka tidak diperuntukkan bertempur, melainkan akan ditempatkan pada pos-pos administratif," tambah Rasmussen. Keputusan ini lanjut dia, setelah melihat kemajuan yang terjadi di wilayah selatan Irak tersebut. "Pada tahun 2007 ini, kami berharap pemerintah Irak dapat mengendalikan keamanan di wilayah tersebut. Mereka bertanggung jawab terhadap situasi keamanan di 2 dari 4 provinsi di wilayah selatan Irak itu. Begitupun di Basra, kami siap untuk memindahkan tanggung jawab keamanan kepada pemerintah Irak," papar Rasmussen.Sementara itu, mantan Menlu Denmark Mogens Lykktoft menyambut baik rencana tersebut. Hal tersebut menandakan pemerintah telah mendengarkan suara rakyat Denmark. "Ini bukti kegagalan. Pemerintah telah memahami bahwa tidak ada gunanya menempatkan 400-500 pasukan di Irak," kata Lykktoft.Sejak invasi AS di Irak pada Maret 2003 silam, 6 tentara Denmark terbunuh. Bahkan sejak awal, kehadiran militer Denmark di Irak mendapat tentangan keras dari dalam negeri. Denmark menempatkan 460 tentaranya di Irak yang bergabung dibawah komando militer Inggris. Mereka ditempatkan di Basra, sebelah selatan Irak. (rmd/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads