Usai Bunuh Nurbama, Roy Senang-senang Main Biliard
Kamis, 22 Feb 2007 01:29 WIB
Jakarta - Perbuatan Rory Irwan Syahputra alias Roy (24) membunuh dr Nurbama Syarief sepertinya tidak berbuah penyesalan. Ibarat cucu durhaka, usai membunuh Nurbama dan menguburnya di belakang rumah, pemuda tanggung itu malah bersenang-senang bermain biliard."Jadi saya memukul nenek saat sedang tertidur. Setelah itu saya main biliard dekat rumah," ungkap Roy di Mapoltabes Medan, Jl HM Said, Medan, Rabu (21/2/2007).Kepada wartawan yang mewawancarainya, Roy mengaku pembunuhan itu dilakukan lantaran dirinya kesal terhadap janji Nurbama untuk memberikannya modal usaha yang tidak kunjung terealisasi. Roy juga mengaku dirinya sering dimarahi Nurbama."Saya kesal karena tidak dikasih modal sama dia. Apalagi dia sering marah-marah," tutur Roy.Menurut Roy, saat dirinya tiba di Medan 7 bulan lalu, Nurbama pernah berjanji untuk memberinya modal usaha. Modal tersebut, aku Roy, akan digunakannya untuk membangun usaha butik. Namun hingga tewasnya Nurbama 2 bulan lalu, modal yang dijanjikannya itu tidak kunjung tiba.Bahkan tidak puas membunuh, Roy pun malah menjual barang-barang berharga milik Nurbama. Kekayaan milik dokter forensik RS Pringadi Medan itu dijualnya satu persatu. Seperti mobil Starlet seharga Rp 19 juta, lemari es Rp 500 ribu dan sebidang tanah di Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang Sumut seharga Rp 32 juta."Tapi dari uang mobil Rp 19 juta, saya cuma terima Rp 9 juta. Sisanya dalam bentuk motor RX King. dan seharusnya hari ini saya transaksi untuk penjualan tanah," kata Roy.
(rmd/bal)











































