Golkar Belum Diminta Presiden Siapkan Pengganti Yusril
Rabu, 21 Feb 2007 18:46 WIB
Jakarta -
Konflik Yusril-Ruki membuat isu reshuffle kabinet muncul lagi. Namun Sekjen Golkar Soemarsono belum mencium adanya upaya perombakan kabinet."Nggak, ini kan baru kasus. Kita sendiri belum berani berkomentar, apalagi kalau menjurus ke reshuffle. Kita praduga tak bersalah," terangnya usai bertemu Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2007). Soemarsono menerangkan, reshuffle merupakan kewenangan Presiden. Biasanya mekanisme bila Presiden menghendaki reshuffle, maka partai akan diminta untuk menyiapkan 2-3 orang. Nanti yang memilih tetap Presiden. Namun, hingga saat ini Soemarsono mengaku partainya belum diminta untuk menyiapkan orang. "Belum ada. Jadi ini memang kewenangan Presiden," tandas dia.
(nik/nrl)










































