Penumpang Berhamburan Takut Pesawat AdamAir Meledak

Penumpang Berhamburan Takut Pesawat AdamAir Meledak

- detikNews
Rabu, 21 Feb 2007 17:34 WIB
Surabaya - Peristiwa tergelincirnya pesawat AdamAir KI 172 jurusan Jakarta-Surabaya tak akan dilupakan Rusdi. Bagaimana tidak, Rusdi yang merupakan salah seorang penumpang pesawat naas ini sangat panik. Rusdi dan para penumpang lainnya berhamburan keluar pesawat takut pesawat meledak. Rusdi menceritakan kisah naas yang dialaminya saat ditemui detikcom, Rabu (21/2/2007) pukul 17.00 WIB di loket AdamAir Bandara Juanda Surabaya. Rusdi akan menukarkan tiketnya karena dia akan melanjutkan perjalanannya menuju Mataram. Terlihat wajahnya masih tampak shock atas peristiwa yang dialaminya satu setengah jam yang lalu itu. Menurut Rusdi, para penumpang sudah merasakan ketidakberesan pesawat AdamAir ini sekitar 3 menit sebelum pesawat mendarat. "Pesawat saat itu sudah oleng sangat keras, berguncang-guncang. Tapi, kami diyakinkan bahwa olengnya pesawat karena cuaca buruk," kata Rusdi. Karena melihat ke jendela, hujan deras memang mengguyur, Rusdi pun percaya dengan keterangan para kru pesawat. Namun, kepanikan para penumpang memuncak saat pesawat mendarat. "Pesawat mendarat sangat keras, sangat menghentak. Tidak seperti biasanya," ujar Rusdi yang menjelaskan bahwa saat itu penumpang pesawat cukup padat. Para penumpang saat itu sangat panik dan berteriak-teriak. Begitu pesawat berhenti, para penumpang langsung meminta pramugari untuk segera membuka pintu pesawat. Namun, pramugari meminta para penumpang untuk tenang dan duduk di tempat masing-masing untuk menunggu instruksi pilot. "Setelah 10 menit kemudian, pilot mau membuka pintu. Begitu pintu dibuka, kami langsung berebut keluar, takut pesawat meledak," ujar dia. Sesampai di luar pesawat, Rusdi sempat melihat pesawat AdamAir itu melengkung ke atas. "Badan pesawat itu melengkung ke atas, seperti retak," jelas Rusdi. Begitu para penumpang sudah berada di luar pesawat, pihak bandara langsung menjemputnya. Para penumpang kemudian diminta untuk beristirahat di salah satu ruangan di bandara. (asy/nrl)


Berita Terkait