RI Bisa Jadi Pemain Penting Asia Lewat EAS

RI Bisa Jadi Pemain Penting Asia Lewat EAS

- detikNews
Rabu, 21 Feb 2007 17:16 WIB
Jakarta - East Asia Summit (EAS) di Cebu, Filipina melahirkan sejumlah kerjasama untuk ASEAN dan 6 negara tetangganya. Pertemuan ini dinilai menjadi batu loncatan bagi Indonesia menjadi pemain penting di Asia."Saya optimis dalam 10 tahun, Indonesia dan ASEAN bisa menjadi pemain penting di kawasan ini," kata pengamat politik CSIS Kusnanto Anggoro dalam diskusi bertajuk "Masa Depan EAS" di Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2007).Menurut dia, Indonesia cukup berhasil menggunakan ASEAN dan EAS untuk memperjuangkan kepentingan nasional.Meski demikian, lanjut dia, ASEAN dan EAS dinilai masih belum bisa menjadi rujukan jika terjadi masalah politik di Asia Timur."ASEAN dan EAS belum bisa menjadi kutub politik yang saling melengkapi," ujarnya.Terkait pertemuan di Cebu, Kusnanto mengkritiknya sebagai pertemuan dengan banyak isu, namun tidak terintegrasi dengan baik."Kerjasamanya banyak, tetapi tidak sistematis sebagai road map," kritik Kusnanto.EAS di Cebu, Filipina ditutup pada 15 Januari 2007. Pertemuan ini diikuti negara ASEAN+6 yaitu Cina, Korea Selatan, Jepang, India, Australia, dan Selandia Baru.Pertemuan ini menghasilkan sejumlah kesepakatan antara lain deklarasi Cebu tentang keamanan energi Asia Timur, kerjasama pemberantasan kemiskinan, flu burung, dan integrasi kawasan ekonomi. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads