AdamAir Salahkan Hujan & Angin
Rabu, 21 Feb 2007 16:59 WIB
Jakarta - Cuaca lagi-lagi dituding menjadi biang kerok tergelincirnya pesawat AdamAir. Hujan dan angin kencang menyebabkan pesawat AdamAir tiba-tiba berhenti di tengah landasan pacu."Waktu mau landing di Juanda, pada waktu itu hujan deras. Sudah landing, kemudian di tengah-tengah landasan, kapten memilih berhenti tiba-tiba, penumpang dievakuasi di tengah landasan. Pengeremannya normal," terang Direktur AdamAir Gugi Pringwa Saputra saat dihubungi detikcom, Rabu (21/2/2007).Pesawat naas yang tergelincir bernomor KI 172 rute Jakarta-Surabaya. Pesawat yang dijadwalkan berangkat pukul 13.00 WIB ini sempat ngaret sejam hingga pukul 14.00 WIB lewat."Belum jelas ada kerusakan atau tidak. Nanti kalau ada perkembangan saya hubungi lagi," ujarnya.Dikatakan dia, pesawat sudah ditarik dari landasan ke hanggar Merpati. Penumpang pun sudah dipulangkan."Pesawat itu sudah tidak ada di apron (tempat parkir pesawat udara) dan ditarik ke hanggar Merpati," kata Gugi.
(aan/sss)











































