Singapura Bandel, Suruh Pulang Saja Dubesnya

Singapura Bandel, Suruh Pulang Saja Dubesnya

- detikNews
Rabu, 21 Feb 2007 14:14 WIB
Jakarta - Meski bertetangga, namun batas wilayah Indonesia-Singapura belum jelas. Singapura enggan membahas batas wilayah karena menunggu proyek reklamasi pantainya kelar.Jelas hal ini membuat Indonesia geram. Soalnya, proyek reklamasi pantai negeri singa baru tuntas tahun 2030.Ketua DPR Agung Laksono menilai jika Indonesia ingin protes, pengusiran Dubes Singapura Ashok Kumar Mirpuri sah-sah saja dilakukan. "Saya kira, jika untuk kebaikan, baik juga. Disuruh pulang sebagai bentuk protes kita," kata Agung menjawab pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/2/2007).Menurut politisi Partai Golkar ini, persoalan batas wilayah menjadi alasan untuk selalu menunda-nunda perjanjian ekstradisi RI-Singapura."Ini perlu diselesaikan. Persoalan batas inilah yang menyebabkan perjanjian ekstradisi itu terhambat," ujar Agung.Karena itu Agung mendesak pemerintah segera melakukan pendekatan dengan pemerintah Singapura."Perlu ada langkah-langkah lebih lanjut dari Deplu dan Dephan. Kalau perlu, menyiapkan tim hukum untuk menghadapi pemerintah Singapura," ujar pria kelahiran 23 Maret 1949 ini.Seperti diketahui, dengan adanya proyek reklamasi pantai Singapura, negeri pulau itu bertambah luas. Garis pantainya kini telah menjorok 12 km mendekati Indonesia.Indonesia baru-baru ini mengeluarkan larangan ekspor pasir darat. Hal ini membuat Singapura kesal karena proyek reklamasi tergantung pada pasir darat dari Indonesia. (ken/nrl)


Berita Terkait