Banjir Dayeuhkolot
Tukang Sampan Panen Rupiah
Rabu, 21 Feb 2007 12:40 WIB
Bandung - Banjir di sebagian Bandung memberi rezeki bagi beberapa orang. Banyaknya jalan yang terendam air, membuat jasa penyeberangan instan bermunculan.Seperti yang terlihat Jalan Muhammad Toha menuju Kampung Bojong Asih, Kecamatan Dayeuhkolot. Puluhan orang tampak menawarkan jasa penyeberangan dengan perahu karet dan sampan.Namun berbeda dengan di Jakarta, tarif menyeberang di Bandung bisa dibilang lebih murah. Pemilik sampan dan perahu karet tidak mematok harga mati untuk setiap kali menyeberang."Ya seridlonya saja Neng. Seribu dua ribulah," kata Maman, salah satu pemilik perahu karet saat berbincang dengan detikcom, Rabu (21/2/2007).Ungkapan sama juga disampaikan pemilik sampan, Adey. "Bayarnya seridlonya saja. Mau ngasih berapa," ujarnya.Jalanan yang digenangi air juga menyebabkan puluhan motor mogok. Hal itu dimanfaatkan anak-anak kecil untuk mencari tambahan uang saku. Dengan membantu mendorong motor, mereka akan mengantongi uang seribu atau dua ribu rupiah.Pantauan detikcom, genangan air membuat lalu lintas di Jalan Muhammad Toha padat merayap sepanjang hampir 1 km.
(ken/nrl)











































