Banjir 2 Meter Landa Dayeuhkolot
Rabu, 21 Feb 2007 10:56 WIB
Bandung - Banjir kembali melanda pemukiman warga di sejumlah kampung di Kecamatan Dayeuhkolot dan Baleendah, Bandung, Jawa Barat. Ketinggian air mencapai 0,5 hingga 2 meter.Air mulai menggenangi pemukiman yang berada di tepi Sungai Citarum itu sejak Selasa (20/2/2007) malam. Puncaknya terjadi sekitar pukul 24.00 WIB. Luapan sungai Citarum perlahan-lahan merendam ratusan rumah warga.Lokasi yang paling parah diterjang banjir adalah Kampung Bojongasih, Kampung Muara, Kampung Citeureup, dan Kampung Warunghalang di Kecamatan Dayeuhkolot. Di tempat ini ketinggian air rata-rata mencapai 2 meter. Seluruh rumah warga nyaris terendam.Tampak dua unit perahu karet dari TNI dan Tanggap Siaga Bencana (Tagana) Jawa Barat sedang mengevakuasi para korban. Warga dibawa ke tempat yang lebih tinggi seperti di masjid dan taman kota Dayeuhkolot."Tapi banyak warga yang tetap bolak-balik ke rumahnya. Kita sulit mencegah karena mereka mengkhawatirkan harta bendanya yang tertinggal," kata Cece, salah seorang petugas Tagana kepada detikcom, Rabu (21/2/2007).Keterangan Cece dibenarkan oleh seorang warga bernama Maimunah (50). Wanita paruh baya ini mengatakan, banyak warga kembali ke rumahnya karena takut harta bendanya, khususnya alat-alat elektronik, terkena banjir."Saya tadi juga sudah menengok ke rumah. Air yang tadinya setinggi dada sudah turun selutut. Saya selamatkan dulu alat-alat elektronik, kalau perabotan dapur mah sudah terendam," ujar Maimunah.Cuaca di lokasi banjir itu saat ini sangat mendung. Hal membuat warga setempat merasa khawatir hujan deras akan turun lagi."Saya was-was hujan akan datang dan banjir lagi. Aduh gimana yah, saya takut nanti TV dan kulkas saya rusak deh," ungkap Cicih, warga lainnya.
(djo/nrl)











































