Murid Sekolah di Thailand Dilarang Minum Sirup
Selasa, 20 Feb 2007 20:50 WIB
Bangkok - Kegemukan pada anak rupanya menjadi persoalan besar di Thailand. Akibatnya lahirlah peraturan pelarangan mengkonsumsi minuman yang mengadung sirup dan cola di sekolah. Peraturan ini resmi diterapkan pada 600 sekolah dasar mulai TK hingga SD."Tujuan utamanya untuk mendidik anak-anak agar mereka mengurangi konsumsi gula," kata penanggung jawab program Chantana Ungchusak seperti dikutip AFP, Selasa (20/2/2007).Chantana menjelaskan program ini dilakukan untuk mencegah kegemukan pada anak yang banyak terjadi di negara kerajaan ini. Dan ribuan anak-anak di negara ini tidak akan diizinkan meminum minuman manis atau cola saat berada dalam pengawasan para relawan. Peraturan ini dibuat sebagai usaha pemerintah untuk mengkampanyekan pengurangan konsumsi gula. "Anak-anak di Thailand sekarang menghadapi persoalan kegemukan dan sakit gigi. Ini karena mereka mengkonsumi makanan cepat saji," jelas Chantana.Untuk mensukseskan program ini, Chantana melakukan kerjasama dengan pihak sekolah. "Kami ingin mendidik anak-anak agar mengkonsumsi gula dalam batas wajar," tegas Chantan.Chantana menuturkan, berdasarkan penelitian anak-anak di Thailand rata-rata mengkonsumsi gula sebanyak 20 sendok teh dalam satu hari. Padahal seharusnya anak-anak mengkonsumsi gula sebanyak 6 sendok teh sehari.
(ndr/)











































