SBY Imbau Sarjana Masuk Desa
Selasa, 20 Feb 2007 13:34 WIB
Solo - ABRI masuk desa. Itu semboyan lama. Kini apa salahnya kalau jadi "sarjana masuk desa". Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun mengimbau para sarjana, khususnya yang masih muda, untuk masuk desa."Di negara lain para sarjana juga tidak semua berada di perkotaan," kata SBY saat mengujungi petani ikan lele di Kampung Lele, Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (20/2/2007).Para sarjana diminta harus ikut membangun perekonomian desa. Menurut SBY, pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang berorientasi pada kelompok usaha. Pembangunan harus dipusatkan di tempat usaha itu dilakukan."Jadi posisi Jakarta itu nantinya hanya membantu desa. Bukan sentralnya di Jakarta," ujar SBY.SBY juga mengatakan pemerintah akan terus memperhatikan masalah perekomian masyarakat di pedesaan. Selain membantu pencarian di sektor modal, juga akan dilakukan bimbingan teknis dan pemasaran."Dalam hal pemasaran itu harus dilakukan dengan prinsip keadilan. Jangan sampai sektor pertaniannya maju, tapi petaninya malah jalan di tempat. Jangan sampai pula keuntungan itu justru hanya dinikmati para pemilik modal, sedangkan petaninya hidup pas-pasan," tutur SBY.Dalam kunjungan itu SBY didampingi istrinya, Ny Ani Yudhoyono. Tampak pula beberapa pejabat negara, seperti Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Perhubungan Hatta Radjasa, Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf, dan juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng.
(djo/sss)











































