Yusril Ihza Tidak Merasa Ditinggalkan SBY
Selasa, 20 Feb 2007 13:16 WIB
Jakarta - Mensesneg Yusril Ihza Mahendra adem ayem menanggapi hujan kritik atas langkahnya mempersoalkan Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki terkait penunjukan langsung kasus pengadaan alat penyadapan."Pak Yusril sikapnya biasa saja, sama sekali tidak dipojokkan atau ditinggalkan oleh Sudi Silalahi atau SBY," kata kolega Yusril, Hamdan Zoelva, di gedung Setneg, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2007).Yusril mendatangi KPK pada Jumat 16 Februari mempersoalkan penunjukan langsung atas pengadaan proyek alat penyadapan oleh KPK. Tindakan Yusril oleh kalangan DPR dinilai melawan SBY. Bahkan beberapa anggota DPR meminta Yusril dipecat dari kabinet.Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi kepada wartawan Senin 19 Februari menegaskan penunjukan langsung yang dilakukan Ketua KPK telah mengantongi izin Presiden SBY setelah menyetujui rekomendasi Mensesneg. Sudi juga menyampaikan Yusril tidak dinonaktifkan oleh Presiden SBY.
(aan/asy)











































