Warga Pekanbaru Sambut Gembira Bus Kota Khusus Wanita
Selasa, 20 Feb 2007 11:39 WIB
Pekanbaru -
Warga Pekanbaru, khususnya kaum hawa, menyambut gembira kehadiran bus khusus wanita. Mereka berharap, Pemkot Pekanbaru mengizinkan bus ini melintas di jalur padat penumpang.Saat ini Pemkot Pekanbaru, Riau, hanya mengizinkan bus khusus wanita ini melewati jalur baru, yakni terminal bus AKAP Payung Sekaki menuju Pasar Pusat di kawasan Jl Sudirman Pekanbaru. Jalur ini relatif masih sangat sepi.Padahal tindakan pelecehan seksual justru rawan terjadi di jalur padat penumpang, seperti Pasar Pusat-Kubang, dan Pasar Pusat-Panam. Hal ini membuat tujuan pengadaan bus khusus wanita ini menjadi kurang efektif. Bahkan banyak kaum perempuan yang belum mengetahui kehadiran jenis angkutan umum yang baru pertama kali ada di Indonesia ini."Sebab selama ini belum ada yang pernah melintas di daerah kami. Kalau ada sih mendingan pakai bus kota khusus cewek itu," kata Sulistani (34) ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Panam. Ibu empat orang anak ini berharap, bus kota khusus wanita itu bisa membuka jalur dari Panam menuju Pasar Pusat. Selama ini dia selalu was-was saat menumpang bus kota. Selain berdesakan dan rawan pencopet, dia juga mengakui adanya tangan-tangan jahil di dalam bus kota. "Kalau penumpangnya padat, kita berdesakan. Dan maaf, tanpa sadar kadang buah dada kita tersenggol penumpang laki-laki. Mungkin saja tidak sengaja tersenggol, tapi ada juga kok yang memang mencari kesempatan dalam kesempitan," kata Sulis sambil mesam-mesem. Pengakuan yang sama juga dilontarkan, Nining (27) warga Kubang, Pekanbaru. Dia mengaku, selama ini sering kali melihat tingkah pria yang menjengkelkan di dalam bus kota. Menurut Nining, ada saja tingkah pria yang memanfaatkan untuk bisa berdempetan dengan wanita. Kondisi ini membuat dirinya merasa sangat risih. Namun hal itu tidak mungkin dihindari karena memang tidak ada pilihan lain. "Kalau memang ada bus kota untuk wanita, ya saya mending milih bus itu saja. Tapi sayangnya belum ada bus kota wanita yang memasuki rute seperti bus kota lainnya," ujar Nining penuh harap.
(cha/djo)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































