Yusril Pernah Temui Rekanan AFIS
Selasa, 20 Feb 2007 06:00 WIB
Jakarta - Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra pernah menemui rekanan penyedia alat sidik jari PT Sentra Filindo. Pertemuan itu digelar sebelum PT Sentra Filindo ditunjuk secara langsung Depkeh dan HAM.Menurut keterangan sumber detikcom, pertemuan itu digelar pada tahun 2003 di kantor Yusril, Depkeh dan HAM. "Namun dia (Yusril) tidak mengakui soal itu," ujar sumber tersebut.Pada 2004, akhirnya PT Sentra Filindo ditunjuk menjadi penyedia alat sidik jari otomatis senilai Rp 18,48 miliar. Dan diduga pengadaan alat tersebut merugikan negara Rp 6 miliar.Dari hasil audit BPK yang diperoleh detikcom, disebutkan untuk menunjang tugas dan fungsi Daktiloskopi Ditjen AHU, Yusril membentuk panitia teknis pengadaan alat sidik jari otomatis itu."Panitia teknis selanjutnya mengundang 5 perusahaan untuk melakukan pemaparan pada 21 dan 22 Agustus 2003," jelas audit tersebut.Lima perusahaan itu yakni PT Fratekindo Jaya Gemilang (alat merek Sagem), PT Sentral Filindo (merek Dermalog), PT Fajar Mentari Songkoputrogo (merek cross match), PT Kinerja Teknologi (merek Motorola), dan PT Bayu Mega Sejahtera (merek Eastshore).Namun, dari lima perusahaan yang diundang, hanya tiga yang melakukan pemaparan yakni PT Sentral Filindo, PT Kinerja Teknologi, dan PT Fratekindo Jaya Gemilang.Tim BPK akhirnya berpendapat bahwa yang mampu menyediakan peralatan alat sidik jari otomatis itu hanyalah PT Sentra Filindo. Perusahaan itu menampilkan rumusan sistem Henry secara otomatis dan sudah siap peralatannya."Berdasarkan memorandum Dirjen AHU, Menteri Kehakiman dan HAM menyetujui penunjukan PT Sentral Filindo sebagai pelaksana proyek pembuatan sistem otomatis sidik jari dengan pertimbangan perusahaan itu merupakan perusahaan spesifik yang dapat menyediakan alat itu dan terbatasnya waktu yang tersedia untuk melaksanakan proyek itu karena tahun anggaran 2004akan berakhir sekitar 75 hari lagi," tulis audit BPK.Memo Dirjen AHU 14 Oktober 2004 dan surat persetujuan Yusril 18 Oktober 2004.
(ary/ken)











































